Tempat Berbagi Ilmu

Bekerja Keras, Belajar Terus dan Berdoa

Massa Jenis Semen

Massa Jenis atau dapat juga di sebut Bulk Density, adalah pengukuran massa setiap satuan volume, semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa tiap volumenya, massa jenis rata-rata setiap benda merupakan total massa dengan volume. Satuan massa jenis atau Bulk Density adalah  kg/m3  atau Ton/m3

http://id.wikipedia.org/wiki/Massa_jenis.

Massa Jenis berbeda dengan Spesific Gravity atau berat jenis. Berat jenis adalah perbandingan relatif antara massa jenis suatu zat dengan massa jenis air murni, air murni bermassa 1  gr/cm3  atau 1000 kg/cm3 .

Berat jenis tidak mempunyai satuan atau dimensi.

Massa jenis semen atau bulk density semen diukur dengan memasukkan sejumlah semen kedalam wadah yang telah diketahui volume (Liter atau  M3 ) dan juga diketahui berat wadah.

Cara Kerja :

  1. Timbang Wadah yang telah diketahui volume secara tepat (Liter,ml,m3 ) (A Gram)
  2. Isikan kedalam wadah sejumlah semen sampai penuh kemudian ratakan permukaan untuk membuang kelebihan semen
  3. Timbang wadah yang berisi semen dan catat beratnya (B Gram)
  4. untuk mengetahui berat berat semen yang menempati wadah maka B Gram – A Gram = C gram
  5. Massa Jenis = C gram/Volume wadah

 

Filed under: Bahan baku, Semen Portland, ,

SEMEN PCC

Semen PCC atau Portland Composite Cement atau Semen Portland Composite, adalah semen Portland yang masuk kedalam kategori Belended Cement atau semen campur.

Semen campur ini dibuat atau didesign karena dibutuhkannya sifat-sifat tertentu yang mana sifat tersebut tidak dimiliki oleh semen portland tipe I. Untuk mendapatkan sifat-sifat tertentu pada semen campur maka pada proses pembuatannya ditambahkan bahan aditif seperti Pozzolan, Fly ash, silica fume dll.

Jenis-Jenis Semen Campur dapat dilihat disini.

Menurut SNI 15 7064.2004 maka defenisi Semen Portland Composite adalah :

Semen Portland Composite, Adalah bahan pengikat hidrolisis hasil penggilingan bersama-sama terak semen portland dan gyps dengan satu atau lebih bahan anorganik atau hasil pencampuran antara bubuk semen portland dengan bubuk bahan anorganik lain. Bahan anorganik tersebut antara lain Terak Tanur Tinggi (blast Furnace Slag), pozzolan, senyawa silicat, batu kapur dengan kadar total bahan anorganik 6% – 35 % dari massa semen portland komposite. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Semen Portland, ,

GRINDABILITY CLINKER

The composition and manufacturing conditions have relatively little influence on the grindibility of cement clinker.
The clinker melt which set as a glass with rapid clinker cooling is significantly harder to grind than microstructure consisting of finely crystalline tricalcium aluminate and calcium aluminoferrite produced during more gradual cooling  tricalcium silicate and free CaO are easier to grind than dicalcium silicate; as a result the tricalcium silicate and free lime accumulate in the finest fraction and dicalcium silicate in the coarse fraction of the ground clinker.
The silicate are also easier to grind if the clinker has been cooling rapidly. From the point of view of grindibility as well as of clinker quality it is therefore appropriate for the clinker to be cooled slowly down to a temperature of 1250 OC  and than rapidly. The method of burning has no significant influence on the grindibility, although clinker with many pores is easier to grind than clinker with few pores.
This effect is likely to be more apparent with lower finenesses than with higher finenesses

(Source : Cement Principle of production and use by Friedrich W. Locher page 118 (Verlag Bau Technik))

Filed under: Semen Portland, ,

Follow Tempat Berbagi Ilmu on WordPress.com

My Twitter

Arsip

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.