Tempat Berbagi Ilmu

Bekerja Keras, Belajar Terus dan Berdoa

SEMEN ALAM

Semen alam adalah sebuah semen hidrolik yang dihasilkan dengan pembakaran batu kapur yang mengandung lempung, terdapat secara alamiah, pada suhu lebih rendah dari suhu pengerasan dan kemudian menggilingnya menjadi serbuk halus.Kadar silika, alumina dan oxida besi cukup untuk mendapat gabungkan diri dengan kalsiumoxida sehingga terjadi senyawa-senyawa kalsium silikat dan aluminat, yang dapat dianggap mempunyai sifat-sifat hidrolik seperti semen alam. Kita kenal dua jenis semen alam, jenis pertama pada umumnya dipergunakan dalam konstruksi beton bersamasama dengan semen portland.Jenis kedua adalah semen yang telah dibubuhi bahan pembantu yaitu udara, jenis semen kedua ini fungsinya sama seperti yang telah diutarakan diatas.

Cara pembuatannya
Semen alam dibuat dengan membakar lempung batu-kapu dengan kadar lempung 13 % – 35 %, kadar silika 10 % 20 % dan perbandingan yang sama antara alumina dan oxida-besi. Bahan lempung memberikan sifatsifat hidrolik pada semen alam ini.Setelah dibakar yang diikuti dengan mematikannya dengan air untuk menghilangkan kapur bebas,maka klinker yang diperoleh digiling menjadi serbuk halus. Semen alam yang dihasilkan ini mempunyai komposisi sebagai berikut :

gb7911

Penggunaan semen alam
Semen alam tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang tidak terlindung terhadap pengaruh cuaca langsung, akan tetapi dapat dipergunakan dalam adukan atau beton yang tidak pernah akan mengalami tegangan tinggi, atau dalam keadaan yang membutuhkan banyak bahan namun sama sekali tidak memperhitungkan kekuatan bahan tersebut.

Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 02-08-2009 pada Chem-Is-Try.Org

Filed under: Semen Portland,

DURABILITY CONCRETE

Durabilitas adalah kemampuan beton untuk melawan tindakan pelapukan, serangan kimia, dan abrasi serta mempertahankan sifat yang diinginkan pada saat pembuatan beton. Beton yang berbeda membutuhkan derajat ketahanan yang berbeda pula tergantung pada lingkungan paparan dan sifat-sifat yang diinginkan. Komposisi beton, proporsi, daya ikat antara material, penempatan dan perawatan serta  lingkungan  sangat menentukan daya tahan dan umur  akhir dari pada beton.

Filed under: Beton, ,

SILICA FUME

Silica fume, juga dikenal sebagai microsilica, adalah hasil dari pengurangan kuarsa kemurnian tinggi dengan kokas pada tungku listrik dalam produksi silikon dan paduan ferrosilicon . Sebelum pertengahan 1970-an, hampir semua silica fume adalah dibuang ke atmosfir. Setelah masalah lingkungan mengharuskan pengumpulan dan pembuangan akhir dari silika fume, menjadi ekonomis dibolehkan untuk menggunakan silica fume di dalam aplikasi, khususnya dalam beton kinerja (mutu) tinggi .

Silica fume terdiri dari partikel vitrous sangat halus dengan luas permukaan yang disyaratkan 215.280 ft ² / lb (20.000 m² / kg) bila diukur dengan teknik serapan nitrogen, dengan partikel sekitar 100 kali lebih kecil daripada rata-rata partikel semen.

Karena kehalusan ekstrim dan konten silika tinggi, silika fume adalah bahan pozzolanat sangat efektif.

Silica fume digunakan sebagai penambahan semen Portland untuk memperbaiki sifat beton. Telah ditemukan bahwa silika fume meningkatkan kuat tekan, kekuatan ikatan, dan ketahanan abrasi. Perbaikan dalam sifat beton dari penambahan silica fume batang baik dari perbaikan mekanis akibat penambahan serbuk sangat halus dengan campuran pasta semen serta dari pozzolanat reaksi antara silica fume dan kalsium hidroksida bebas dalam pasta semen.

Penambahan silica fume juga mengurangi permeabilitas beton terhadap ion klorida, yang melindungi baja beton yang memperkuat dari korosi, terutama di lingkungan yang mengandung ion klorida tinggi seperti  jembatan yang kontak dengan air asin (laut).

Filed under: Bahan baku,

Follow Tempat Berbagi Ilmu on WordPress.com

My Twitter

Arsip